Sabtu, 16 Maret 2013

ANTARA DOA DAN TAKDIR

Ustadz, Benarkah doa dapat mengubah takdir seseorang?

Sebelum menjawab pertanyaan anda, ada baiknya kita perhatikan terlebih dahulu hadist berikut ini : "Tiada sesuatupun yang dapat menolak takdir kecuali doa dan tidak ada yang dapat menambah umur kecuali amal kebajikan. Sesungguhnya seorang diharamkan rezeki baginya disebabkan dosa yang diperbuatnya" (HR.Tirmidzi dan Hakim)



Dari hadist tersebut kita dapat menyimpulkan betapa DOA memiliki kekuatan yang tak terhingga bagi setiap muslim. Itulah sebabnya kenapa  kemudian doa merupakan senjata orang beriman dalam perjuangannya mencapai tujuan hidup. Doa merupakan cahaya yang dapat mengubah seorang muslim ke arah yang lebih baik.

Artinya doa mampu mengubah takdir atau nasib manusia dari kehidupan sengsara menjadi berbahagia serta dari miskin menjadi kaya. Doa merupakan pemicu untuk mengaktualisasikan potensi diri dalam bentuk aktivitas, aksi dan ikhtiar dalam mewujudkan cita-cita. 

Doa merupakan faktor spritual yang merupakan sumber energi yang sangat hebat sebagai pembangkit harapan, semangat serta jaminan untuk meraih yang dicita-citakan. Doa merupakan bagian dari faktor yang efektif dalam kehidupan seseorang mukmin yang berpengaruh atas perubahan nasib manusia untuk berpindah dari takdir buruk kepada takdir yang baik. Wallahu a'lam.

Jumat, 08 Februari 2013

DOA KEMUDAHAN SEMUA URUSAN



Sumber : Page FB Yusuf Mansyur Network

Sabtu, 30 Juni 2012

PEMBERSIH DOSA

Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barokaatuh,

Sahabatku tercinta ada hal sederhana yang mudah kita lakukan setiap selesai shalat. Hanya butuh waktu lima menit kurang lebih tetapi menjadi "mimsakhohthul dzunuubi" pembersih dosa-dosa kita, kecuali dosa besar wajib disertai tobat.


Dari Abu Hurairah,  Rasulullah bersabda, "Siapa yang membaca subhanallah setiap selesai shalat 33 kali, membaca Alhamdulillah 33 kali, dan membaca Allahu Akbar 33 kali sehingga jumlah 99 Kali, kemudian ia menggenapkannya 100 kali dengan membaca La Ilaaha Illalaah Wahdahu la Syariika Lahu Lahul  Mulku wa Lahulhamdu Yuhyi wa Yumiitu wa Huwa Alaa Kulli Syain Qodiir. Maka segala kesalahannya akan diampuni meskipun "mitsla jabadil bahri" seperti buih di lautan banyaknya". (HR Muslim).


Subhanallah betapa besar rahmat cinta kasih sayang dan magfiroh ampunan Allah  untuk kita semua, padahal baru sekali baca saat selesai sholat, bayangkan kalau dibaca setiap selesai sholat, sebelum tidur, saat dijalan dan setiap kesempatan alangkah bersih terangnya hati-hati mukmin itu.

Karena itu sahabatku berjanjilah setiap selesai shalat tidak beranjak sebelum membacanya. Insya Allah... Aamiin.




LINK BANNER